Hari Sabtu (9) + pasaran Legi (5) = 14
Watak menurut primbon
Weton Sabtu Legi
Sabtu Legi kokoh pendapatnya dan pandai mencari harta. Kitab menyebutnya bisa hidup berkecukupan, bahkan kaya, sekaligus dermawan. Sifat air dari hari Sabtu membuatnya ulet dan pekerja keras, sementara Legi membuatnya waspada dan luwes bergaul. Kitab bahkan menyarankan Sabtu Legi memelihara kuda, lambang kendaraan dan kelancaran usaha di masa lalu.
Sumber: Betaljemur Adammakna No. 100, hal. 62-64, disarikan
Hari Sabtu · Peredaran air
Ulet mencari penghidupan, cocok berdagang, dan pekerja keras yang ingin segala hal segera selesai. Tantangannya lebih membuka diri dalam pergaulan.
Sumber: Betaljemur Adammakna No. 97, hal. 60, disarikan
Pasaran Legi · Sumendi, lambang kucing dan tikus
Diibaratkan raja atau bupati. Awas, waspada, berhati-hati, dan bisa bergaul dengan siapa saja, kaya maupun sederhana.
Sumber: Betaljemur Adammakna No. 99, hal. 61-62, disarikan
Watak disajikan sebagai tradisi, bukan kepastian. Bagian kitab yang merendahkan tidak dimuat.
Nama yang genap untuk Sabtu Legi
Menurut Betaljemur No. 65, nama dianggap genap bila neptu weton (14) ditambah neptu semua aksara nama habis dibagi 5. Jadi neptu nama perlu bersisa 1 bila dibagi 5.
- Prasetyo (26)
- Sasongko (21)
- Ratih (11)
- Wulan (21)
- Kinanti (16)
- Arjuna (16)
- Danendra (16)
- Kirana (11)
Tanggal Sabtu Legi berikutnya
- 31 Oktober 2026
- 5 Desember 2026
- 9 Januari 2027
- 13 Februari 2027
- 20 Maret 2027
- 24 April 2027
Selamatan wetonan untuk pasaran Legi menurut kitab: pitik, yaitu aneka jajan pasar.
