Hari Jumat (6) + pasaran Pahing (9) = 15
Watak menurut primbon
Weton Jumat Pahing
Jumat Pahing pendiam. Kitab memberi gambaran yang khas: bila tidak belajar, ia bisa tertinggal jauh, tetapi bila pandai, ia pandai sekali. Jumat Pahing yang tekun disebut menjadi teladan banyak orang dan memiliki pengetahuan luas. Bintang Jumat memberinya kehausan akan ilmu, harimau Pahing memberinya kemandirian. Belajar adalah kunci terbesar weton ini.
Sumber: Betaljemur Adammakna No. 100, hal. 62-64, disarikan
Hari Jumat · Peredaran bintang
Suka menasihati, dermawan, haus ilmu, dan berwatak halus. Disayangi saudara dan punya banyak sahabat.
Sumber: Betaljemur Adammakna No. 97, hal. 60, disarikan
Pasaran Pahing · Cendana, lambang harimau
Mandiri, senang menyendiri, dan disegani. Tantangannya berhati-hati agar tidak mudah tertipu.
Sumber: Betaljemur Adammakna No. 99, hal. 61-62, disarikan
Watak disajikan sebagai tradisi, bukan kepastian. Bagian kitab yang merendahkan tidak dimuat.
Nama yang genap untuk Jumat Pahing
Menurut Betaljemur No. 65, nama dianggap genap bila neptu weton (15) ditambah neptu semua aksara nama habis dibagi 5. Jadi neptu nama perlu bersisa 0 bila dibagi 5.
- Seno (10)
- Ayu (15)
- Abimanyu (50)
- Satya (15)
- Pradipta (35)
- Mahesa (25)
- Rayyan (20)
- Hafiz (25)
Tanggal Jumat Pahing berikutnya
- 6 November 2026
- 11 Desember 2026
- 15 Januari 2027
- 19 Februari 2027
- 26 Maret 2027
- 30 April 2027
Selamatan wetonan untuk pasaran Pahing menurut kitab: kucing, yaitu nasi dan ikan.
