Langkah hitung
- Neptu hari Sabtu
- 9
- Neptu pasaran Kliwon
- 8
- Jumlah neptu
- 17
Watak menurut primbon
Weton Sabtu Kliwon
Sabtu Kliwon memiliki kesungguhan hati. Ada beberapa hal yang perlu ia jaga: mudah lupa, kadang malas, dan tergoda tampak lebih pandai dari kenyataannya. Namun kesungguhan hati adalah bekal yang tidak dimiliki semua orang. Air Sabtu memberinya keuletan, Kliwon memberinya kecerdikan. Bila semangatnya dijaga, kesungguhan itulah yang membawanya jauh.
Hari Sabtu · Peredaran air
Ulet mencari penghidupan, cocok berdagang, dan pekerja keras yang ingin segala hal segera selesai. Tantangannya lebih membuka diri dalam pergaulan.
Pasaran Kliwon · Wisa marta, lambang kera dan anjing
Punya sisi baik dan sisi yang perlu dijaga. Cerdik dan banyak akal seperti kera, setia seperti anjing.
Mangsa Kasanga
Lahir di mangsa Kasanga: perlu menjaga tutur kata.
Watak disajikan sebagai tradisi, bukan kepastian.
Lapisan lain dari kelahiranmu
Weton hanyalah satu pintu. Primbon menyimpan beberapa cara lain untuk membaca seseorang dari waktu kelahirannya: dari jumlah neptunya, dari tanggal dan bulan Jawa saat ia lahir, dan dari wuku, siklus tujuh hari yang berputar setiap 210 hari. Setiap cara melihat dari sudut yang berbeda, dan hasilnya kadang tidak sejalan. Justru di situ menariknya.
Banyak orang membuka primbon bukan karena ingin diramal, tetapi karena sedang mencari kata-kata untuk menggambarkan dirinya sendiri. Bacalah bagian di bawah ini seperti itu: ambil yang terasa benar, renungkan yang mengejutkan, dan lepaskan yang tidak cocok.
Sebutan neptu: Ginuron
DIHORMATI, MENJADI TEMPAT ORANG BERTANYA
Ginuron, disebut juga keringan, digambarkan sebagai orang yang dihormati dan menjadi tempat orang bertanya. Mungkin kamu sudah merasakannya: teman datang kepadamu saat bingung, keluarga menunggu pendapatmu sebelum memutuskan sesuatu. Kadang itu menyenangkan, kadang melelahkan, karena orang yang selalu ditanya jarang ditanya balik, “kamu sendiri bagaimana?”. Kekuatan Ginuron ada pada kepercayaan orang. Tantangannya adalah tetap punya ruang untuk ragu dan belajar, karena menjadi tempat bertanya bukan berarti harus selalu tahu jawabannya.
Neptu 17 dibagi 8 bersisa 1.
Lahir tanggal 29 Sura
KERAS HATI, CEPAT REDA, DERMAWAN
Lahir tanggal 29 digambarkan keras hati dan pemarah tetapi lekas tenang, serta suka memberi uang atau makanan kepada orang lain. Ini watak orang yang hangat di balik sikap kerasnya. Orang yang mengenalmu lebih dekat mungkin tahu bahwa marahmu tidak pernah lama, tetapi kebaikanmu bertahan. Jagalah agar kesan pertama yang keras tidak menghalangi orang baru mengenal sisi itu.
Lahir di bulan Sura
PENDIAM, CITA-CITANYA TINGGI
Lahir di bulan Sura digambarkan pendiam dengan angan-angan yang tinggi. Ada catatan menarik: bila pandai, ia pandai sekali, bila tidak, juga sangat tertinggal. Artinya, orang Sura cenderung total. Ia tidak setengah-setengah. Ini kekuatan bila kamu menemukan bidang yang tepat, dan tantangan bila belum. Bulan Sura sendiri adalah awal tahun Jawa, bulan untuk merenung. Mungkin itu sebabnya kelahiran Sura sering lebih nyaman berpikir dalam diam sebelum bertindak.
Wuku Wuye
- Dewa: Batara Kuwera
- Pohon: tal
- Burung: gogik
LAMBANG: HARUM YANG BERCAMPUR ASAP SENJATA
Wuye dinaungi Batara Kuwera, dewa kekayaan. Pohonnya tal, dan kelahiran Wuye digambarkan panjang usia. Burungnya gogik. Ia digambarkan tajam pikirannya, ikhlas kepada orang yang dikasihi, menyenangkan bagi sesama, mengerti segala kebaikan, tetapi mudah cemburu dan cepat putus asa bila keinginannya tidak dituruti. Lambangnya harum yang bercampur asap senjata: kelembutan dan ketegangan dalam satu pribadi. Kamu mungkin sangat baik kepada orang yang kamu sayangi, dan sangat terluka ketika tidak dihargai. Belajarlah menyampaikan harapanmu dengan jelas, supaya orang tidak perlu menebak, dan kamu tidak perlu kecewa diam-diam.
Merangkai semuanya
Coba baca ulang bagian-bagian di atas dan tandai kalimat yang membuatmu berhenti sejenak. Biasanya ada satu atau dua yang terasa sangat tepat, dan satu yang terasa keliru. Yang tepat bisa menjadi kata-kata untuk menjelaskan dirimu kepada orang lain. Yang keliru pun berguna: ia menunjukkan bagian dirimu yang sudah tumbuh melampaui catatan lama.
Primbon ditulis orang tua dulu untuk membantu mengenali watak anak sejak kecil. Hari ini, ia bisa menjadi cermin untuk orang dewasa yang sedang bertanya, “sebenarnya aku ini orang yang seperti apa, dan maunya apa?”. Jawaban akhirnya tetap ada padamu.
Watak disajikan sebagai tradisi, bukan kepastian.
Lanjut untuk weton Sabtu Kliwon
Tanggal wetonan berikutnya
- Sabtu Kliwon, 14 November 2026
- Sabtu Kliwon, 19 Desember 2026
- Sabtu Kliwon, 23 Januari 2027
Wetonan berulang setiap 35 hari. Selamatan wetonannya: ketek, yaitu bubur mancawarna.
Sumber hitungan: Kitab Primbon Betaljemur Adammakna.
