Langkah hitung
- Neptu hari Senin
- 4
- Neptu pasaran Pon
- 7
- Jumlah neptu
- 11
Watak menurut primbon
Weton Senin Pon
Tutur kata Senin Pon terkenal manis. Ia pandai mengambil hati orang, sehingga mudah dipercaya dan disukai di tempat kerja maupun di keluarga. Rezekinya pun mengalir dari kepandaiannya bergaul. Sifat bulan memberinya kejujuran, Pon memberinya ketenteraman budi. Kekuatan ini paling bersinar bila kata-kata manisnya selalu sejalan dengan isi hatinya.
Hari Senin · Peredaran bulan
Menyukai kebenaran, ikhlas, dan cekatan dalam banyak hal. Ucapannya teguh dan tidak mudah dipermainkan.
Pasaran Pon · Somahita, lambang kambing
Suka memberi nasihat, betah di rumah, dan hidup dari jerih payah sendiri. Budinya tenteram dan rezekinya cukup.
Mangsa Kasanga
Lahir di mangsa Kasanga: perlu menjaga tutur kata.
Watak disajikan sebagai tradisi, bukan kepastian.
Lapisan lain dari kelahiranmu
Weton hanyalah satu pintu. Primbon menyimpan beberapa cara lain untuk membaca seseorang dari waktu kelahirannya: dari jumlah neptunya, dari tanggal dan bulan Jawa saat ia lahir, dan dari wuku, siklus tujuh hari yang berputar setiap 210 hari. Setiap cara melihat dari sudut yang berbeda, dan hasilnya kadang tidak sejalan. Justru di situ menariknya.
Banyak orang membuka primbon bukan karena ingin diramal, tetapi karena sedang mencari kata-kata untuk menggambarkan dirinya sendiri. Bacalah bagian di bawah ini seperti itu: ambil yang terasa benar, renungkan yang mengejutkan, dan lepaskan yang tidak cocok.
Sebutan neptu: Nglampra
TEMPAT TINGGALNYA TIDAK MENENTU
Nglampra, disebut juga mblaur, digambarkan sebagai orang yang tempat tinggalnya tidak menentu. Di zaman dulu, ini terdengar seperti kesusahan. Di zaman sekarang, banyak orang hidupnya memang berpindah: merantau, bekerja di kota lain, atau berganti pekerjaan beberapa kali. Pertanyaannya bukan apakah kamu akan berpindah, tetapi apakah perpindahan itu kamu pilih atau sekadar terbawa keadaan. Orang Nglampra biasanya mudah beradaptasi dan cepat akrab di tempat baru. Yang perlu dirawat adalah satu jangkar: orang, nilai, atau tujuan yang tetap kamu pegang ke mana pun kamu pergi.
Neptu 11 dibagi 8 bersisa 3.
Lahir tanggal 26 Sura
PELUPA, CEROBOH, PERLU DIDAMPINGI DENGAN SABAR
Catatan tanggal 26 termasuk yang terberat: pelupa, ceroboh, pemalas, bahkan disebut berhati buruk. Bacalah ini dengan cara orang tua dulu membacanya: sebagai tanda bahwa anak yang lahir pada tanggal ini perlu didampingi lebih sabar, bukan dicap. Kalau kamu sudah dewasa, tidak ada satu tanggal pun yang bisa menentukan baik buruk hatimu. Yang menentukan adalah pilihan yang kamu buat setiap hari, dan pilihan itu sepenuhnya milikmu.
Lahir di bulan Sura
PENDIAM, CITA-CITANYA TINGGI
Lahir di bulan Sura digambarkan pendiam dengan angan-angan yang tinggi. Ada catatan menarik: bila pandai, ia pandai sekali, bila tidak, juga sangat tertinggal. Artinya, orang Sura cenderung total. Ia tidak setengah-setengah. Ini kekuatan bila kamu menemukan bidang yang tepat, dan tantangan bila belum. Bulan Sura sendiri adalah awal tahun Jawa, bulan untuk merenung. Mungkin itu sebabnya kelahiran Sura sering lebih nyaman berpikir dalam diam sebelum bertindak.
Wuku Galungan
- Dewa: Batara Kamajaya
- Pohon: tangan
- Burung: bido
LAMBANG: ANDHAP ASOR, RENDAH HATI
Galungan dinaungi Batara Kamajaya, dewa cinta dan keindahan. Kelahiran Galungan digambarkan bekerja dengan tangannya, keras hati, menyayangi miliknya sendiri walaupun sederhana, dermawan, sekaligus boros. Burungnya bido, dan ia digambarkan memangku bokor berisi air: lambang menampung dan membagikan. Lambangnya andhap asor, rendah hati, meski ada catatan pendiriannya mudah berubah. Kamu mungkin orang yang setia pada hal-hal yang kamu cintai, dari benda sampai orang. Kesetiaan itu indah. Jagalah agar ia tidak membuatmu bertahan pada hal yang sebenarnya sudah perlu dilepas.
Merangkai semuanya
Coba baca ulang bagian-bagian di atas dan tandai kalimat yang membuatmu berhenti sejenak. Biasanya ada satu atau dua yang terasa sangat tepat, dan satu yang terasa keliru. Yang tepat bisa menjadi kata-kata untuk menjelaskan dirimu kepada orang lain. Yang keliru pun berguna: ia menunjukkan bagian dirimu yang sudah tumbuh melampaui catatan lama.
Primbon ditulis orang tua dulu untuk membantu mengenali watak anak sejak kecil. Hari ini, ia bisa menjadi cermin untuk orang dewasa yang sedang bertanya, “sebenarnya aku ini orang yang seperti apa, dan maunya apa?”. Jawaban akhirnya tetap ada padamu.
Watak disajikan sebagai tradisi, bukan kepastian.
Lanjut untuk weton Senin Pon
Tanggal wetonan berikutnya
- Senin Pon, 2 November 2026
- Senin Pon, 7 Desember 2026
- Senin Pon, 11 Januari 2027
Wetonan berulang setiap 35 hari. Selamatan wetonannya: bulus angrem, yaitu klepon dan serabi.
Sumber hitungan: Kitab Primbon Betaljemur Adammakna.
