Langkah hitung
- Neptu hari Senin
- 4
- Neptu pasaran Legi
- 5
- Jumlah neptu
- 9
Watak menurut primbon
Weton Senin Legi
Senin Legi pendiam dan tenang dalam berpikir. Ia tidak banyak menuntut, tidak banyak mau, tetapi apa yang dikerjakannya selesai dengan baik. Sifat bulan dari hari Senin membuatnya menyukai kebenaran dan teguh dalam ucapan, sementara Legi membuatnya waspada dan mudah diterima di lingkungan mana pun. Ia sering menjadi tempat orang mencari ketenangan.
Hari Senin · Peredaran bulan
Menyukai kebenaran, ikhlas, dan cekatan dalam banyak hal. Ucapannya teguh dan tidak mudah dipermainkan.
Pasaran Legi · Sumendi, lambang kucing dan tikus
Diibaratkan raja atau bupati. Awas, waspada, berhati-hati, dan bisa bergaul dengan siapa saja, kaya maupun sederhana.
Mangsa Kalima
Lahir di mangsa Kalima: senang berbicara.
Watak disajikan sebagai tradisi, bukan kepastian.
Lapisan lain dari kelahiranmu
Weton hanyalah satu pintu. Primbon menyimpan beberapa cara lain untuk membaca seseorang dari waktu kelahirannya: dari jumlah neptunya, dari tanggal dan bulan Jawa saat ia lahir, dan dari wuku, siklus tujuh hari yang berputar setiap 210 hari. Setiap cara melihat dari sudut yang berbeda, dan hasilnya kadang tidak sejalan. Justru di situ menariknya.
Banyak orang membuka primbon bukan karena ingin diramal, tetapi karena sedang mencari kata-kata untuk menggambarkan dirinya sendiri. Bacalah bagian di bawah ini seperti itu: ambil yang terasa benar, renungkan yang mengejutkan, dan lepaskan yang tidak cocok.
Sebutan neptu: Ginuron
DIHORMATI, MENJADI TEMPAT ORANG BERTANYA
Ginuron, disebut juga keringan, digambarkan sebagai orang yang dihormati dan menjadi tempat orang bertanya. Mungkin kamu sudah merasakannya: teman datang kepadamu saat bingung, keluarga menunggu pendapatmu sebelum memutuskan sesuatu. Kadang itu menyenangkan, kadang melelahkan, karena orang yang selalu ditanya jarang ditanya balik, “kamu sendiri bagaimana?”. Kekuatan Ginuron ada pada kepercayaan orang. Tantangannya adalah tetap punya ruang untuk ragu dan belajar, karena menjadi tempat bertanya bukan berarti harus selalu tahu jawabannya.
Neptu 9 dibagi 8 bersisa 1.
Lahir tanggal 26 Ruwah
PELUPA, CEROBOH, PERLU DIDAMPINGI DENGAN SABAR
Catatan tanggal 26 termasuk yang terberat: pelupa, ceroboh, pemalas, bahkan disebut berhati buruk. Bacalah ini dengan cara orang tua dulu membacanya: sebagai tanda bahwa anak yang lahir pada tanggal ini perlu didampingi lebih sabar, bukan dicap. Kalau kamu sudah dewasa, tidak ada satu tanggal pun yang bisa menentukan baik buruk hatimu. Yang menentukan adalah pilihan yang kamu buat setiap hari, dan pilihan itu sepenuhnya milikmu.
Lahir di bulan Ruwah
PENDIAM, TETAPI KALAU BICARA TEPAT DAN DIHORMATI
Lahir di bulan Ruwah digambarkan pendiam, tetapi bila berbicara tepat sasaran dan dihormati sesamanya. Ruwah adalah bulan mengingat leluhur, bulan yang tenang dan penuh hormat. Watakmu mungkin mirip: tidak banyak kata, tetapi setiap kata ditimbang. Orang seperti ini sering menjadi tempat mencari pendapat terakhir sebelum keputusan diambil.
Wuku Medangkungan
- Dewa: Batara Basuki
- Pohon: plasa
- Burung: pelung
LAMBANG: SUARA YANG BERGEMA BERSAHUTAN
Medangkungan dinaungi Batara Basuki. Pohonnya plasa yang berbunga di hutan, dan burungnya pelung yang suaranya panjang. Kelahiran Medangkungan digambarkan suka air, bahkan mata pencahariannya bisa berhubungan dengan laut, pada akhirnya berbudi baik, dan ikhlas menerima takdir. Lambangnya unen-unen kang mbarung, suara yang bersahutan: senang berbicara panjang. Kamu mungkin orang yang hangat dalam percakapan dan mudah membuat suasana hidup. Keikhlasanmu adalah ketenangan yang dicari banyak orang. Gunakan kemampuan bicaramu untuk menyambung orang dengan orang.
Merangkai semuanya
Coba baca ulang bagian-bagian di atas dan tandai kalimat yang membuatmu berhenti sejenak. Biasanya ada satu atau dua yang terasa sangat tepat, dan satu yang terasa keliru. Yang tepat bisa menjadi kata-kata untuk menjelaskan dirimu kepada orang lain. Yang keliru pun berguna: ia menunjukkan bagian dirimu yang sudah tumbuh melampaui catatan lama.
Primbon ditulis orang tua dulu untuk membantu mengenali watak anak sejak kecil. Hari ini, ia bisa menjadi cermin untuk orang dewasa yang sedang bertanya, “sebenarnya aku ini orang yang seperti apa, dan maunya apa?”. Jawaban akhirnya tetap ada padamu.
Watak disajikan sebagai tradisi, bukan kepastian.
Lanjut untuk weton Senin Legi
Tanggal wetonan berikutnya
- Senin Legi, 26 Oktober 2026
- Senin Legi, 30 November 2026
- Senin Legi, 4 Januari 2027
Wetonan berulang setiap 35 hari. Selamatan wetonannya: pitik, yaitu aneka jajan pasar.
Sumber hitungan: Kitab Primbon Betaljemur Adammakna.
