Cek Weton dan Neptu Online

Lahir 15 Agustus 2035
WetonRabu Legi
NEPTU12
WukuJulungwangi
MangsaKaro
Tanggal Jawa10 Jumadilakir 1969

Langkah hitung

Neptu hari Rabu
7
Neptu pasaran Legi
5
Jumlah neptu
12

Watak menurut primbon

Weton Rabu Legi

Rabu Legi sederhana dalam sikap dan kebutuhan. Ia suka memberi, dan tidak sungkan menerima pemberian, sehingga hubungannya dengan orang lain terasa hangat dan setara. Sifat bumi dari hari Rabu membuatnya murah hati dan berkecukupan, dan perempuannya dikenal berpikiran baik. Kesederhanaan inilah yang membuat orang betah di dekatnya.

Hari Rabu · Peredaran bumi

Murah hati, berkecukupan, pendiam, dan tegas saat berbicara. Tantangannya menimbang akibat sebelum bertindak.

Pasaran Legi · Sumendi, lambang kucing dan tikus

Diibaratkan raja atau bupati. Awas, waspada, berhati-hati, dan bisa bergaul dengan siapa saja, kaya maupun sederhana.

Mangsa Karo

Lahir di mangsa Karo: perlu belajar teliti.

Watak disajikan sebagai tradisi, bukan kepastian.

Lapisan lain dari kelahiranmu

Weton hanyalah satu pintu. Primbon menyimpan beberapa cara lain untuk membaca seseorang dari waktu kelahirannya: dari jumlah neptunya, dari tanggal dan bulan Jawa saat ia lahir, dan dari wuku, siklus tujuh hari yang berputar setiap 210 hari. Setiap cara melihat dari sudut yang berbeda, dan hasilnya kadang tidak sejalan. Justru di situ menariknya.

Banyak orang membuka primbon bukan karena ingin diramal, tetapi karena sedang mencari kata-kata untuk menggambarkan dirinya sendiri. Bacalah bagian di bawah ini seperti itu: ambil yang terasa benar, renungkan yang mengejutkan, dan lepaskan yang tidak cocok.

Sebutan neptu: Brama Panas

KEINGINANNYA BESAR, CENDERUNG INGIN MEMILIKI BANYAK

Brama adalah api, dan Brama Panas menggambarkan keinginan yang menyala. Primbon menyebutnya tamak: selalu ingin lebih. Tetapi api punya dua wajah. Api yang liar membakar, api yang dijaga memasak dan menghangatkan. Keinginan besar adalah bahan bakar yang membuat orang berani bermimpi, bekerja keras, dan tidak puas dengan keadaan yang biasa. Masalahnya baru muncul ketika keinginan itu tidak punya ujung, sehingga apa pun yang sudah didapat tidak pernah terasa cukup. Kalau kamu merasa diri seperti ini, coba tetapkan sendiri kapan sesuatu sudah “cukup”, supaya kerja kerasmu sempat dinikmati.

Neptu 12 dibagi 8 bersisa 4.

Lahir tanggal 10 Jumadilakir

PELUPA TETAPI PANDAI, SUKA MEMBICARAKAN ORANG

Tanggal 10 disebut pepet sumber: sumber yang tersumbat. Orangnya pelupa tetapi pandai, dan suka menceritakan baik buruknya orang lain. Gambaran ini menarik, karena kepandaian yang tidak menemukan saluran memang sering keluar sebagai obrolan tentang orang lain. Mungkin kamu butuh tempat untuk mengalirkan pikiranmu: menulis, mengajar, atau berkarya. Saat sumbernya lancar, obrolan tentang orang lain biasanya berkurang dengan sendirinya.

Lahir di bulan Jumadilakir

BERANI, SOPAN SANTUN, DAN PANDAI

Lahir di bulan Jumadilakir digambarkan berani, sopan santun, dan pandai. Ini salah satu catatan paling seimbang: keberanian yang tahu tata krama. Orang seperti ini bisa menyampaikan hal sulit tanpa menyakiti. Kalau kamu lahir di bulan ini, kamu mungkin cocok menjadi juru bicara, penengah, atau orang yang memimpin perubahan dengan cara yang halus.

Wuku Julungwangi

  • Dewa: Batara Sambo
  • Pohon: cempaka
  • Burung: kutilang

LAMBANG: DISAYANGI BANYAK ORANG

Julungwangi dinaungi Batara Sambo, dan pohonnya cempaka yang harum, disukai banyak orang. Burungnya kutilang yang pandai berkicau. Kelahiran Julungwangi digambarkan pandai berbicara, baik hati, ikhlas memberikan hartanya, tidak suka menimbun, dan disayangi orang terpandang. Ini salah satu wuku yang paling hangat. Kamu mungkin mudah disukai dan senang berbagi. Yang perlu dijaga adalah masa depanmu sendiri: kedermawanan yang tidak disertai simpanan bisa membuatmu kesulitan ketika sedang butuh. Berbagi dan menabung tidak bertentangan.

Merangkai semuanya

Coba baca ulang bagian-bagian di atas dan tandai kalimat yang membuatmu berhenti sejenak. Biasanya ada satu atau dua yang terasa sangat tepat, dan satu yang terasa keliru. Yang tepat bisa menjadi kata-kata untuk menjelaskan dirimu kepada orang lain. Yang keliru pun berguna: ia menunjukkan bagian dirimu yang sudah tumbuh melampaui catatan lama.

Primbon ditulis orang tua dulu untuk membantu mengenali watak anak sejak kecil. Hari ini, ia bisa menjadi cermin untuk orang dewasa yang sedang bertanya, “sebenarnya aku ini orang yang seperti apa, dan maunya apa?”. Jawaban akhirnya tetap ada padamu.

Watak disajikan sebagai tradisi, bukan kepastian.

Lanjut untuk weton Rabu Legi

Tanggal wetonan berikutnya

  • Rabu Legi, 21 Oktober 2026
  • Rabu Legi, 25 November 2026
  • Rabu Legi, 30 Desember 2026

Wetonan berulang setiap 35 hari. Selamatan wetonannya: pitik, yaitu aneka jajan pasar.

Sumber hitungan: Kitab Primbon Betaljemur Adammakna.