Langkah hitung
- Neptu hari Selasa
- 3
- Neptu pasaran Pon
- 7
- Jumlah neptu
- 10
Watak menurut primbon
Weton Selasa Pon
Selasa Pon tidak suka membesar-besarkan masalah. Bila ada perselisihan, ia lebih memilih meredakan daripada memperpanjang. Perempuannya dikenal berwatak baik dan cocok menjadi pendamping hidup. Pon yang tenteram meredam api Selasa, sehingga semangatnya keluar dengan cara yang lembut. Ia jarang berpikir rumit dan menjalani hidup dengan sederhana.
Hari Selasa · Peredaran api
Penuh semangat dan cepat bergerak. Tantangannya menjaga kesetiaan pada satu pekerjaan atau pertemanan sampai tuntas.
Pasaran Pon · Somahita, lambang kambing
Suka memberi nasihat, betah di rumah, dan hidup dari jerih payah sendiri. Budinya tenteram dan rezekinya cukup.
Mangsa Saddha
Lahir di mangsa Saddha: penuh rasa iba dan belas kasih.
Watak disajikan sebagai tradisi, bukan kepastian.
Lapisan lain dari kelahiranmu
Weton hanyalah satu pintu. Primbon menyimpan beberapa cara lain untuk membaca seseorang dari waktu kelahirannya: dari jumlah neptunya, dari tanggal dan bulan Jawa saat ia lahir, dan dari wuku, siklus tujuh hari yang berputar setiap 210 hari. Setiap cara melihat dari sudut yang berbeda, dan hasilnya kadang tidak sejalan. Justru di situ menariknya.
Banyak orang membuka primbon bukan karena ingin diramal, tetapi karena sedang mencari kata-kata untuk menggambarkan dirinya sendiri. Bacalah bagian di bawah ini seperti itu: ambil yang terasa benar, renungkan yang mengejutkan, dan lepaskan yang tidak cocok.
Sebutan neptu: Dur
MUDAH TERGELINCIR, SERING MENEMUI KESUSAHAN
Dur, disebut juga raben atau apesan, adalah sebutan yang berat. Gambarannya orang yang mudah tergelincir: tergoda mengambil jalan pintas, mudah terlibat urusan hati yang rumit, dan karena itu sering menemui kesusahan. Catatan seperti ini dulu ditulis untuk orang tua, supaya mereka lebih sabar menanamkan kejujuran sejak kecil. Kalau kamu membacanya sebagai orang dewasa, ambil bagian yang berguna: kamu mungkin cerdik membaca celah, dan kecerdikan itu bisa menjadi kekuatan besar asal dipakai di jalan yang lurus. Orang dengan sebutan ini sering justru menjadi sangat bijak setelah melewati beberapa kesalahan.
Neptu 10 dibagi 8 bersisa 2.
Lahir tanggal 21 Mulud
BERWAWASAN LUAS, TAHU TATA KRAMA, KADANG MERASA PALING TAHU
Lahir tanggal 21 digambarkan luas pikirannya, tahu sopan santun, mengerti watak baik dan buruk orang, tetapi kadang berlagak dan merasa paling pandai. Kemampuanmu membaca orang adalah modal besar dalam bergaul dan bekerja. Kalau dipadukan dengan kerendahan hati, kamu bisa menjadi penengah yang dihormati. Ingat, orang yang benar-benar pandai jarang perlu membuktikannya.
Lahir di bulan Mulud
TEGAS, BERPELUANG TERPANDANG, SUKA MENASIHATI
Lahir di bulan Mulud digambarkan keras dalam segala hal, berpeluang menjadi priyayi atau orang terpandang, kaya, dan suka memberi nasihat yang baik. Ini watak pemimpin yang tegas. Kamu mungkin punya standar jelas tentang benar dan salah. Nasihatmu akan paling didengar bila disampaikan saat diminta, dan bila ketegasanmu juga berlaku untuk dirimu sendiri.
Wuku Kulawu
- Dewa: Batara Sadana
- Pohon: tal
- Burung: nuri
LAMBANG: EMBUN YANG JATUH DI TELAGA BESAR
Kulawu dinaungi Batara Sadana, dewa sandang pangan. Pohonnya tal, lambang usia panjang, dan burungnya nuri. Kelahiran Kulawu digambarkan ikhlas tanpa pamrih, berwibawa, dan berhati lapang. Lambangnya bun tiba ing sendhang agung, embun yang jatuh di telaga besar: pandai menyesuaikan diri. Embun tidak pernah memaksa telaga berubah. Ia menyatu. Kamu mungkin orang yang mudah diterima di lingkungan mana pun karena tidak memaksakan diri. Pastikan kemampuan menyesuaikan diri itu tidak membuatmu kehilangan suara sendiri.
Merangkai semuanya
Coba baca ulang bagian-bagian di atas dan tandai kalimat yang membuatmu berhenti sejenak. Biasanya ada satu atau dua yang terasa sangat tepat, dan satu yang terasa keliru. Yang tepat bisa menjadi kata-kata untuk menjelaskan dirimu kepada orang lain. Yang keliru pun berguna: ia menunjukkan bagian dirimu yang sudah tumbuh melampaui catatan lama.
Primbon ditulis orang tua dulu untuk membantu mengenali watak anak sejak kecil. Hari ini, ia bisa menjadi cermin untuk orang dewasa yang sedang bertanya, “sebenarnya aku ini orang yang seperti apa, dan maunya apa?”. Jawaban akhirnya tetap ada padamu.
Watak disajikan sebagai tradisi, bukan kepastian.
Lanjut untuk weton Selasa Pon
Tanggal wetonan berikutnya
- Selasa Pon, 17 November 2026
- Selasa Pon, 22 Desember 2026
- Selasa Pon, 26 Januari 2027
Wetonan berulang setiap 35 hari. Selamatan wetonannya: bulus angrem, yaitu klepon dan serabi.
Sumber hitungan: Kitab Primbon Betaljemur Adammakna.
